Call us now:
Tidak semua orang siap menghadapi kehidupan setelah bekerja di Jepang. Kamu mungkin merasa bingung, kehilangan arah, atau justru terlalu banyak pilihan sampai sulit menentukan langkah.
Itulah mengapa penting untuk menyusun rencana sedini mungkin, agar pengalaman kerja yang sudah kamu dapatkan bisa jadi bekal untuk masa depan yang lebih cerah.
1. Evaluasi Diri dan Catat Pengalaman Kerja
Pertama, setelah pulang dari Jepang, kamu perlu mengevaluasi seluruh perjalananmu. Tanyakan pada diri sendiri, apa saja keterampilan yang sudah kamu kuasai? Apa saja pencapaian yang telah kamu raih? Dengan mencatat pengalaman kerja dan kebiasaan positif selama di Jepang, kamu bisa menyusun strategi ke depan yang lebih realistis dan terukur.
Beberapa poin evaluasi:
- Posisi kerja dan tanggung jawab
- Kemampuan bahasa Jepang (JLPT level berapa)
- Pengalaman dalam tim multinasional
- Etos kerja dan kedisiplinan
2. Simpan dan Kelola Uang dengan Bijak
Selanjutnya, mengelola uang hasil kerja di Jepang menjadi langkah penting. Banyak pekerja magang pulang dengan modal finansial yang cukup besar, namun tidak memiliki rencana jelas. Oleh karena itu, kamu perlu membagi pengeluaran ke dalam beberapa pos prioritas:
Pos Pengeluaran | Persentase Ideal |
---|---|
Tabungan Investasi | 40% |
Modal Usaha | 30% |
Kebutuhan Keluarga | 20% |
Hiburan & Lain-lain | 10% |
Baca Juga: Batas Maksimal Umur Kerja di Jepang untuk WNI
3. Buka Usaha Kecil dari Modal yang Ada
Kemudian, membuka usaha adalah salah satu opsi paling populer setelah pulang dari Jepang. Pengalaman kerja dan pengamatan pasar di Jepang bisa kamu manfaatkan untuk memulai bisnis di Indonesia. Misalnya:
Contoh Usaha Potensial:
- Usaha kuliner (ramen, takoyaki, bento box)
- Jasa laundry dengan standar Jepang
- Ekspor-impor produk lokal dan Jepang
4. Ikuti Pelatihan atau Kursus Lanjutan
Agar tetap relevan di dunia kerja, mengikuti pelatihan lanjutan setelah kembali dari Jepang sangat dianjurkan. Dengan begitu, kamu bisa meningkatkan kualitas diri, baik untuk membuka usaha maupun bekerja lagi di perusahaan.
Rekomendasi pelatihan:
- Bahasa Jepang bisnis (JLPT N2 atau N1)
- Manajemen UMKM
- Sertifikasi kewirausahaan
5. Bekerja di Perusahaan Jepang di Indonesia
Bila kamu masih ingin bekerja sebagai karyawan, perusahaan Jepang di Indonesia adalah tempat yang tepat. Selain kamu sudah terbiasa dengan budaya kerja Jepang, kamu juga punya nilai lebih dibanding pelamar lain.
Tips melamar:
- Siapkan CV berbahasa Jepang dan Indonesia
- Sertakan sertifikat magang dan JLPT
- Ikuti job fair atau rekrutmen khusus alumni Jepang
6. Menjadi Instruktur atau Mentor
Sebagai alternatif, menjadi instruktur di LPK atau pembimbing bagi calon pemagang bisa jadi pilihan berharga. Banyak LPK yang mencari alumni Jepang untuk membagikan pengalaman dan melatih peserta baru.
Keuntungan menjadi mentor:
- Gaji tetap
- Jam kerja fleksibel
- Kesempatan ikut program ke Jepang lagi
7. Rencanakan Kembali ke Jepang Jika Masih Ingin Bekerja
Namun, bila kamu masih punya keinginan untuk kembali, program visa Tokutei Ginou bisa jadi solusi. Visa ini memungkinkan kamu bekerja kembali di Jepang hingga 5 tahun, bahkan bisa diperpanjang.
Jenis Visa | Lama Tinggal | Syarat |
---|---|---|
Tokutei Ginou 1 | 5 tahun | JLPT N4 + SSW skill test |
Tokutei Ginou 2 | Unlimited | Pengalaman kerja + test lanjutan |
Pada akhirnya, setelah pulang dari Jepang, kamu memiliki berbagai pilihan yang bisa disesuaikan dengan kondisi dan tujuan hidupmu. Baik membuka usaha, lanjut kerja, atau berbagi pengalaman, semua langkah akan bermakna jika direncanakan sejak dini.
Kalau kamu ingin arahan lebih jelas dan pendampingan profesional untuk merancang langkah pasca-Jepang, langsung hubungi LPK Furinkazan. Kami siap mendampingimu meraih masa depan yang lebih pasti!