Batas Maksimal Umur Kerja di Jepang untuk WNI

Tak sedikit calon pekerja migran yang merasa sudah terlambat untuk bekerja ke luar negeri. Karena itu, pertanyaan tentang maksimal umur kerja di Jepang menjadi hal krusial yang sering diajukan saat seseorang ingin mendaftar ke LPK atau mengikuti seleksi kerja. Tidak seperti negara lain yang longgar, Jepang memiliki standar usia yang cukup ketat, tergantung dari jenis visa atau program yang kamu ikuti.

Meskipun ada batasan, kenyataannya ada juga jalur yang memungkinkan kamu tetap bisa bekerja ke Jepang di usia di atas 30 tahun. Oleh sebab itu, artikel ini akan membahas secara detail tentang rentang usia ideal berdasarkan program kerja, jenis visa, dan solusi jika kamu sudah melewati batas usia magang.

Kenapa Jepang Membatasi Usia untuk Pekerja Asing?

Karena Jepang sangat mementingkan efisiensi, stamina kerja, serta kemampuan beradaptasi dalam sistem kerja yang padat, maka mereka menetapkan batas usia ideal bagi pekerja asing. Selain itu, beberapa perusahaan juga mempertimbangkan usia sebagai indikator kemampuan belajar bahasa dan budaya kerja Jepang.

  • Berikut alasan utama mengapa maksimal umur kerja di Jepang menjadi penting:
  • Sistem kerja Jepang membutuhkan tenaga kerja yang cepat belajar
  • Perusahaan Jepang cenderung memilih SDM muda agar mudah dibina
  • Program magang memiliki aturan usia ketat dari pemerintah
  • Adaptasi budaya dan bahasa lebih mudah dilakukan oleh pekerja muda

Maksimal Umur Kerja di Jepang Berdasarkan Program

Untuk mempermudah pemahaman, berikut ini sudah kami siapkan informasi yang merangkum batas usia kerja sesuai dengan jalur dan visa kerja:

Program / VisaUsia MinimumUsia MaksimalCatatan Khusus
Magang (Kenshusei)18 tahun26–30 tahunBeberapa perusahaan menetapkan maksimal 26 tahun
Tokutei Ginou (SSW)18 tahun33–35 tahunMasih bisa lebih jika memiliki pengalaman kerja
Visa Profesional (Engineer, IT, dll)21 tahun40–45 tahunBergantung ijazah, skill, dan kebutuhan perusahaan
Visa Humanities / International Work21 tahunTidak terbatasHanya dilihat dari kualifikasi dan pengalaman kerja
Visa Pelajar (part-time)18 tahunTidak terbatasHanya boleh kerja sambilan dan harus aktif kuliah

Baca Juga: Rekomendasi Pekerjaan di Jepang untuk Wanita yang Ringan

Penjelasan Tiap Program Berdasarkan Umur

Lantaran setiap program memiliki batasan sendiri, kamu perlu memahami jalur mana yang paling realistis dengan kondisi umurmu saat ini.

1. Program Magang (Kenshusei)

Umumnya dikhususkan untuk peserta usia muda, yaitu 18–26 tahun. Beberapa industri memperbolehkan hingga usia 30 tahun, tetapi peluang akan semakin kecil. Program ini bersifat pelatihan kerja, sehingga usia muda lebih diprioritaskan.

2. Visa Tokutei Ginou (SSW)

Jalur ini lebih fleksibel dibanding magang. Kamu bisa mendaftar hingga usia 33–35 tahun. Bahkan, untuk yang sudah bekerja sebelumnya di Jepang lewat magang, usia bukan lagi kendala besar.

3. Visa Profesional

Termasuk di dalamnya visa untuk Engineer, IT, Akuntansi, dan profesi teknis lainnya. Usia kerja bisa sampai 40–45 tahun, selama kamu punya kualifikasi akademik dan pengalaman kerja memadai.

4. Visa Humanities atau International Services

Biasanya digunakan untuk pekerjaan seperti pengajar bahasa, sales internasional, atau pekerjaan kantor. Umur tidak menjadi faktor utama, yang penting adalah keahlian dan kemampuan bahasa.

Faktor yang Menentukan Diterima atau Tidak, Selain Usia

Meskipun maksimal umur kerja di Jepang menjadi pertimbangan awal, faktor-faktor lain tetap sangat berpengaruh terhadap peluangmu, antara lain:

  • Kesehatan fisik & mental: Harus siap kerja lembur dan shift
  • Kemampuan Bahasa Jepang: Sertifikat JLPT N4–N2 akan sangat membantu
  • Pengalaman kerja relevan: Terutama jika kamu sudah pernah magang
  • Kelengkapan dokumen: Termasuk paspor, ijazah, dan surat izin orang tua

Umur Bukan Halangan Selama Kamu Siap dan Kompeten

Jadi, meskipun maksimal umur kerja di Jepang menjadi syarat awal dalam seleksi, bukan berarti kamu harus menyerah jika sudah melewati batas usia program magang. Jepang tetap membuka peluang kerja melalui berbagai jalur, terutama bagi mereka yang punya keterampilan, pengalaman, dan komitmen kuat.

Apabila kamu benar-benar ingin berangkat, fokuslah membangun kemampuan bahasa Jepang, ikuti pelatihan yang relevan, dan konsultasikan pilihan visa sesuai usiamu. Dengan strategi yang tepat, kamu tetap punya peluang besar bekerja dan sukses di Jepang.

Siapkan kompetensi pekerjaan kamu melalui LPK Jepang terbaik dari Furinkazan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *